Ustadz H. Ahmad
Pembimbing ibadah berpengalaman yang telah mengantarkan ribuan jamaah ke Tanah Suci. Pakar fiqih dan sejarah peradaban Islam.
- 12 artikel
- 1k+ pengikut
- 5 Jan 2024
- 5 min read
Mengenal Tempat-Tempat Bersejarah di Sekitar Madinah
Penjelasan mendalam mengenai tempat-tempat bersejarah dan penuh berkah di kota Nabawi yang wajib dikunjungi jamaah.
Madinah Al-Munawwarah, yang berarti “Kota yang Bercahaya”, adalah kota peristirahatan terakhir Baginda Nabi Muhammad SAW sekaligus pusat peradaban awal Islam setelah peristiwa Hijrah. Saat Anda mengunjungi Madinah, selain salat di Masjid Nabawi, ada serangkaian tempat suci dan bersejarah yang wajib untuk Anda datangi.
Mengunjungi tempat-tempat ini akan memberikan pengalaman batin yang mendalam tentang bagaimana perjuangan Rasulullah SAW dan para Sahabat di masa lampau.

Masjid Quba, masjid pertama yang dibangun dalam sejarah Islam.
1. Masjid Quba
Masjid Quba adalah tonggak pertama sejarah pembangunan tempat ibadah di era Islam asali. Didirikan langsung oleh Rasulullah SAW saat baru saja tiba dalam perjalanan Hijrah dari Makkah ke Madinah. Keutamaan masjid ini sangatlah luar biasa, di mana salat sunnah dua rakaat di dalamnya memiliki ganjaran pahala yang setara dengan satu kali ibadah umrah.
2. Gunung (Jabal) Uhud
“Uhud adalah gunung yang mencintai kami dan kami pun mencintainya,” sabda Rasulullah SAW. Gunung berwarna kemerahan yang kokoh ini menjadi saksi dari salah satu pertempuran paling emosional dalam sejarah, yaitu Perang Uhud. Di kaki gunung ini bersemayam jasad Sayyidina Hamzah bin Abdul Muttalib, paman Rasulullah yang dijuluki “Singa Allah”, beserta 70 syuhada lainnya. Berkunjung ke mari menumbuhkan getaran haru dan penghormatan terhadap dedikasi para pejuang awal Islam.
3. Masjid Qiblatain
Masjid Qiblatain (Masjid Dua Kiblat) menyimpan jejak sejarah turunnya wahyu perubahan arah kiblat umat Islam. Di masjid inilah turun ayat yang memerintahkan perubahan kiblat dari Baitul Maqdis (Masjidil Aqsa) di Yerusalem ke Baitullah (Ka’bah) di Makkah secara mendadak ketika jemaah sedang melaksanakan salat wajib. Sejarah ini mengajarkan pentingnya ketaatan mutlak terhadap wahyu Allah.
4. Kebun Kurma Madinah
Tidak lengkap rasanya jika ziarah ke Madinah tanpa mengunjungi perkebunan kurma, buah legendaris yang sangat lekat dengan keseharian Rasulullah. Di sini, Anda bisa berteduh di bawah pelepah sawit dan kurma, membeli kurma Ajwa (kurma Nabi) yang berkhasiat, serta menikmati berbagai racikan lokal yang menghidupkan kembali tradisi ekonomi dan agrikultur masyarakat semenanjung Arab kuno.
Semoga ziarah ke tempat-tempat di atas menjadikan napak tilas sejarah Anda lebih berkesan dan menumbuhkan rasa rindu (mahabbah) yang semakin mendalam kepada Sang Rasul yang penuh teladan.